Kamis, 24 Oktober 2019

"Pelihara Kelestarian Hutan Kita" Kata Danramil 1302-06/Tomohon




Tomohon,- Kapten Inf Sulistyo yang juga selaku Danramil 1302-06/Tomohon bersama sejumlah Anggotanya mengikuti kegitana Jalan Sehat dan Penanaman Pohon bersama Walikota Tomohon Jimmy Eman SE dan jajarannya pada Jumat 25/10/19 pukul 06.30 wita.

Jalan sehat dan Penanaman Pohon tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pesta Musik Kolintang yang dilaksanakan mulai sejak tanggal 21 s/d 25 Oktober yang lalu, dengan mengambil Start di pusat Kota Alfa Omega dan Finish di perkebunan Susuripen, setibanya di perkebunan ini peserta jalan sehat melakukan kegiatan penanaman Pohon.


Komandan Kodim 1302/Min melalui Danramil 06/Tomohon Kapten Inf Sulistyo kepada Media Center Kodim 1302/Min mengatakan, "Kali ini kegiatan yang kami lakukan ada Dua sekaligus yaitu, Jalan sehat yang bertujuan agar badan tetap sehat, segar dan bugar, yang kedua adalah penanaman pohon, hal ini juga bertujuan agar memelihara kelestarian hutan kita agar ketersediaan air di wilayah ini begitu memasuki musim kemarau tetap terpelihara dengan baik, "Katanya.


Hadir dalam kegiatan jalan sehat dan penanaman pohon tersebut antara lain, Walikota  Jimmy Eman SE.Ak, Sekretaris Kota Tomohon harol lolowang, Kepala kementrian Agama pendeta Simon Rawis S.Th, Para Asisten dan para Kadis serta seluruh Camat se-Kota Tomohon, ( Warno .D ).


"Banyak Penyebab Timbulnya Paham Radikalisme" Kata Dandim 1302/Min



Tomohon, - Komandan Kodim 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si menghadiri diskusi Publik yang bertempat di Aula Rektorat Universitas Kristen Indonesia Tomohon ( Ukit ) Kel, Kakaskasen Tiga Kec, Tomohon Utara Kota Tomohon pada Kamis 24/10/19 pukul 14.15 wita.

Diskusi Publik kali ini diselenggarakan oleh Ukit Kota Tomohon yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dengan mengusung Tema " Peran Pemerintah dan Organisasi Kepemudaan dalam menangkal Radikalisme dan Terorisme" dan menghadirkan para Narasumber yang sudah cukup dikenal oleh Publik antara lain, Wakil Walikota Tomohon Ibu Sherly Sompotan, Direktur Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Budi Irwanto, Dandim 1302/ Minahasa Letkol Inf. Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si, Kapolres Tomohon AKBP Riswan Sirait, SIK, SH, Ketua KNPI Tomohon Alter Wuwung dan seorang Akademisi DR.Yopi Pangemanan.

Pada kesempatan ini Dandim 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si menjelaskan beberapa hal yaitu, "Saya akan menyampaikan beberapa hal yang menjadi  Penyebab Timbulnya paham Radikalisme antara lain, yang pertama adanya Pemahaman tentang Agama yang kaku, yang kedua adanya problem Ideologi Agama dalam Negara, kemudian yang ketiga adanya Kesenjangan Ekonomi, dan yang keempat adalah adanya Pemahaman yang menghendaki membalikkan kesucian Agama oleh Pemerintah, Ujar Orang Nomor Satu Di Kodim 1302/Min tersebut.

Ditambahkannya pula, oleh karena itu, kami Pihak TNI sangat intens untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah dalam pemberantasan Terorisme, dan menangkal Radikalisme, yang diawali dari pendidikan yang baik, karena hasil dari pendidikan yang baik adalah memunculkan sikap toleransi," Tandasnya.

Sementara itu Seorang Akademisi DR.Yopi Pangemanan menyampaikan, "Sikap Radikalisme itu ada di semua agama, bukan hanya ada di salah satu Agama saja, Contoh HTI sebagai salah satu Organisasi yang terpapar Radikal sudah di larang oleh pemerintah Indonesia,oleh karena itu Satu kali saja paham Radikalisme masuk, maka itu akan merusak semua sendi sendi kehidupan,"Ucapnya.

.Masih pada acara yang sama, Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Budi Irwanto mengatakan, "segala Upaya dilakukan Polri untuk menangkal Radikalisme dan Terorisme di Indonesia, saya berharap Sebagai Generasi Muda, Adik-adik Mahasiswa jangan terpengaruh dengan paham yang Radikal di Kampus, Jangan suka memaksakan kehendak sehingga membuat orang lain terganggu, Katanya. 

Hadir dalam Acara diskusi Publik tersebut antara lain, Wakil Walikota Tomohon  Sherly Sompotan
Direktur Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Budi Irwanto, Dandim 1302/ Minahasa Letkol Inf. Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si, KapolresTomohon AKBP Riswan Sirait, SIK, SH, Ketua KNPI Kota Tomohon Alter Wuwung dan Akademisi DR.Yopi Pangemanan, ( Warno ) 



Rabu, 23 Oktober 2019

"Waspadai Bencana Banjir dan Tanah Longsor"Kata Plh Danramil 11/Ratahan



Mitra, -Plh Danramil 1302-11/Ratahan Pelda Harry Langi menghadiri Rapat Koordinasi ( Rakor ) Tingkat Kecamatan Ratahan Timur yang bertempat di Desa Pangu Dua pada Rabu 23/10/19 pukul 10.00 wita.

Dalam Rakor kali ini banyak hal yang menjadi pokok bahasan diantaranya adalah mengenai Keamanan, rencana kegiatan Latsitarda Dikmata Akmil yang rencananya akan dilaksanakan di Daerah ini, Sosialisasi mengenai penerimaan Calon Tamtama Angkatan Darat dan lain sebagainya.

Pada kesempatan ini Plh Danramil 11/Ratahan Pelda Harry Langi dalam sambutannya mengatakan,"
Pertama-tama saya sebagai Danramil, mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam pelaksanaan tahapan pemilihan Hukum Tua maupun Pilpres sampai pada pelantikan berjalan dengan baik dan Aman, Katanya.



Lanjut Danramil, pada kesempatan ini pula, saya perlu mensosialisasikan kepada Bapak-Ibu sekalian bahwa untuk Tahun depan Bulan April akan ada kegiatan istimewa di wilayah kecamatan Ratahan, yaitu dikmata Akmil akan melaksanakan latsitarda di desa Wioi, Wioi Satu dan Pangu Dua, kegiatan tersebut pelnya mendapat dukungan dari kita semua, demikian pula bahwa saat ini TNI AD sedang melaksanakan Rekrutmen penerimaan Prajurit, saya berharap Anak-anak kita yang berada diratahan, tentunya yang sudah memenuhi syarat bisa didaftarkan untuk menjadi Prajurit, Ungkapnya.


Ditambahkannya pula, perlu saya ingatkan kepada kita semua, bahwa saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan, tentunya yang perlu kita waspada adalah  bencana banjir dan longsor serta penyakit yang akan timbul, jika ada bencana Banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiap-tiap Desa, sesegera mungkin melaporkan ke Koramil atau menghubungi Babinsa wilayah tersebut, "Tandasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Ratahan Timur Decky Siwi S.Pd, Kapolsek Urban Ratahan Kompol Ronny Tumalun, Plh Danramil 11302-11/Ratahan Pelda Harry Langi, SKPD Kec. Ratim, Para Hukum Tua Kec. Ratahan Timur, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan, ( Warno .D ).


Selasa, 22 Oktober 2019

Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Hadiri Dandim 1302/Min



Tomohon, - Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kota Tomohon, yang digelar di Anugrah Hill pada Rabu 23/10/19 pukul 11.00 wita.


Kegiatan tersebut sengaja di gelar yang bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara keamanan lingkungan dimana kita tinggal, agar tercipta situasi yang tentram dan damai, hal ini adalah merupakan tanggung jawab kita bersama, tidak hanya bertumpu kepada aparat keamanan saja, namun persoalan keamanan lingkungan ini membutuhkan kerja sama dan sinergitas dari semua kalangan, termasuk warga Masyarakat.

Pada kesempatan ini Komandan Kodim ( Dandim ) 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si mengemukakan bahwa, " Dalam hal memelihara stabilitas keamanan diwilayan Tomohon ini tentunya saya berharap tentunya perlu kiranya kita meningkatkan kerja sama antara TNI-Polri dan tentunya hal ini harus didukung juga oleh Masyarakat, Katanya.


Ditambahkannya pula, dengan kerja sama kita semua, tentunya hal-hal yang sekiranya berpotensi dapat mengganggu stabilitas keamanan akan lebih mudah diatasi, Masyarakat tentunya akan merasakan kenyamanan dalam beraktifitas sehari-hari sesuai profesi dan pekerjaan masing-masing, "Tandasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Wakapolres Tomohon Kompol Dessy Bolang, Kajari Tomohon, Kaban Kesbangpol Kota Tomohon, dan Kabinda Prov. Sulawesi Utara. ( Warno .D ).

Wakili Dandim 1302/Min, Pabung Minsel Hadiri Apel Gelar Pasukan




Minsel,-Komandan Kodim 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si yang diwakili oleh Perwira Penghubung ( Pabung ) Mayor Inf Jemmy Lotulung menghadiri Upaara Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Samrat 2019, yang bertempat di Mapolres Minsel dengan Inspektur Upacara Wakapolres Minsel Kompol Achmad Sutrisno SE, pada Rabu 23/10/19 pukul 08.20 wita.


Pada Upacara Gelar Pasukan kali ini Wakapolres Minsel Kompol Achmad Sutrisno membacakan amanat Kapolda Sulut, "Puju syukur kita panjatkan kepada TUHAN YME karena pada hari ini kita dapat melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka oprasi kepolisian kewilayahan Zebra Samrat 2019, Ucapnya.


Lanjut Wakapolres, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Persinil maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan dapat berjalan optimal dan berhasil dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan, Guna mengatasi permasalahan lalu lintas, perlu dilakukan upaya untuk menciptakan situasi kamtibselcar lantas dengan memberdayakan stake holder dan Pelaksanaan operasi zebra tahun 2019 ini difokuskan oada kendaraan bermotor yang melawan arus, naik-turun penumpang tidak pada tempatnya, melintas dibahu jalan, menggunakan rotator/lampu blitz/strobo serta plat nomor tidak sesuai spektek, Katanya.


Lebih lanjut Wakapolres menegaskan, Pelaksanaan operasi zebra tahun 2019 ini diharapkan dapat tercapai tujuan operasi, yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya, meminimalisasi laka lantas, menurunnya tingkat fatalitas korban laka lantas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Mari kita menjaga keslamatan dalam melaksanakan tugas dan wujudkan keamanan dalam berlalu lintas, Tutupnya.

Upacara Gelar Pasukan kali ini diikuti oleh,  Satu SST Pasukan  Kodim 1302/Min Jajaran Minsel,
Satu SST Polres Minsel, Satu SST Satuan Polisi Pamong Praja  ( Satpol-PP ), Satu  SST Dinas Perhubungan ( Dishub ).

Turut hadir  dalam Upacara tersebut antara lain, Komandan Kodim 1302/Min yang diwakili oleh Pabung Minsel Mayor Inf Jemmy Lotulung, Mewakili ketua PN.bpk Cristofel, Kadis perhubungan, Kepala Bidang Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol-PP ) Kab Minsel, Para Kasat, Kapolsek, SKPD dan undangan yang hadir sekitar 150 orang, ( Warno .D ).



Sedikitnya Satu SST Pasukan Kodim 1302/Min Mengikuti Upacara Gelar Pasukan di Mapolres Minahasa



Minahasa,-Komandan Kodim 1302/Min mengirimkan sedikitnya Satu SST ( Satuan Setingkat Peleton ) untuk mengikuti Upacara Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Samsat 2019 yang digelar dihalaman Mapolres Minahasa pada Rabu 23/10/19 pukul 07.30 wita.

Upacara Gelar pasukan tersebut yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Adalah Kapolres Minahasa AKBP M. Deny I. Situmorang S.Ik dengan mengusung tema "Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas".

Pada kesempatan ini Kapolres Minahasa membacakan Sambutan Kapolda Sulawesi Utara Inspektur Jendral Polisi Dr. R. Sigid Trihayanto SH. M.Si, "Pertama-tama, Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan Operasi dapat berjalan dengan Optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang ditetapkan, Ungkapnya.


Lanjut Kapolres, Perlu diketahui bersama data jumlah kecelakaan Lalu Lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Tahun 2018 sejumlah 38 kejadian, mengalami kenaikan 16 kejadian atau 72 % dibandingkan periode sebelumnya Tahun 2017 sejumlah 22 kejadian, Katanya.


Sesuai Amnat Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019, Lanjut Kapolres AKBP Situmorang, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah sebagaimana untuk :
1. Mewujudkan dan Memelihara Keamanan, Keselamatan dan Kelancaran serta Ketertiban Berlalu          Lintas ( Kamseltibcar Lantas ). 
2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat Fatalitas korban kecelakaan                    Lalu Lintas.
3. Membangun budaya tertib berlalu Lintas,

4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada Publik, "Tandasnya.


Sementara itu Komandan Kodim 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si melalui Media Center mengatakan, dikirimkannya Satu SST Pasukan Kodim untuk mengikuti gelar pasukan dalam rangka Opersi Zebra Samsat 2019 adalah untuk mendukung tugas Operasi yang akan dilaksanakan oleh Kepolisian diwilyah Kabupaten Minahasa.

Upacara Gelar Pasukan tersebut diikuti oleh, Satu SST Kelompok Perwira Polisi, Satu SST Pasukan Kodim 1302/Min yang dipimpin oleh Serma Kadek Widana, Dua SST Polisi Lalu Lintas, Satu SST Sabara, Satu SST Polisi Pamong Praja ( Pol-PP ) dan Satu SST Dinas Perhubungan ( DLLAJ ). ( Warno .D ).

Senin, 21 Oktober 2019

Kasdim 1302/Min Bawakan Materi Penanganan Pengungsi dan Evakuasi Korban



Minahasa, -Kepala Staf Kodim 1302/Min Mayor Inf Feky Welang tampil sebagai pemateri dalam kegiatan latihan penanggulangan Bencana Banjir Kota Bitung dan Kab. Minahasa Utara yang digelar di Aula Kodim 1310/Bitung pada Selasa 22/10/19 pukul 08.00 wita.

Mayor Inf Feky Welang tampil sebagai pemateri dengan membawakan Materi tentang Penanganan pengungsi dan Evakuasi Korban banjir, "Pada kesempatan yang baik ini saya dipercayakan untuk membawakan Materi tentang penanganan Pengungsi dan Evakuasi Korban Banjir apabila terjadi Bencana banjir di Kota bitung ini, Katanya.

Lanjut Mayor Feky, tentunya dalam pelaksanaan Penaganan dan Evakuasi para korban nanti, hal yang paling utama kita perhatikan adalah faktor keamanan dalam proses Evakuasi itu sendiri, sehingga para pengungsi bisa di mobilisasi sampai ketempat penampungan pengungsian dengan selamat, Ujarnya. 

Lebih Lanjut Mayor Feky mengatakan, perlu diketahui bersama bahwa seluruh pihak terkait telah berkoordinsi dan merencanakan apabila terjadi bencana Banjir di Daerah ini, maka ada beberapa tempat yang sudah disiapkan sebagai titik pengungsian antara lain, Lapangan Konteiner Inkuasku yang ada di Kec. Maesa, SMP N. 7 Bitung Kec. Aertembaga, Lapangan Konteiner Paceda yang berada di Kec. Madidir, dan Stadion Dua Saudara Kec. Maturi, Ungkapnya.

Selanjutnya kata Mayor Fefy, inilah tempat- tempat pengungsian yang telah dipersiapkan untuk menampung para pengungsi apabila terjadi bencana banjir, disamping itu pola akan disiapkan disetiap lokasi pengungsian adalah tenda Dapur umum, dan tenda pelayanan kesehatan khusus menangani para pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan, " Tandasnya. ( Warno . D ).